bahaya rasa aman

Rasa aman yang diobrolin ini bukan soal kemanan dari gangguan sekeliling ya… gak ada hubungannya dari kamtibmas 🙂 Yang nempel di kepala saya adalah makanan atau minuman yang membuat nyaman.

Setiap orang pasti memiliki makanan atau minuman yang bisa membuat aman. Minuman atau makanan yang diinginkan ketika kita sakit, sedih, atau capai. Bagi saya yang nggragas, makanan/minuman tersebut bisa sangat spesifik, namun ada juga yang tidak bisa lepas dari rasa aman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Perhatikan sekeliling kita. Ketika makan siang bersama, kemungkinan besar ada yang hanya akan memilih makanan itu-itu saja, atau menambahkan sebuah bahan tertetu, contohnya kecap atau sambal. Bagi sebagian orang, kecap dan sambal merupakan sebuah selimut aman. Selimut aman dalam artian seperti apapun rasa makanannnya, rasanya akan tertutup sebagian oleh kedua bahan tadi. Semakin tidak merasa aman dengan rasa tersebut, semakin banyak kecap atau sambal yang diberikan.

Saya tidak menggugat rasa aman atau selimut pengaman tersebut. Kita semua membutuhkannya kadang kala. Untuk menset ulang diri, rasa percaya diri atau hati. Namun saya suka sedih melihat penggunaan makanan atau selimut pengaman tersebut, apabila dipergunakan sesama sejawat F&B.

Bagi saya lidah adalah salah peralatan penting bagi seorang juru masak, barista, bartender, roaster, atau siapapun yang hidup dari rasa. Senjata, yang tidak akan berguna bila tidak dibekali dengan amunisi berupa referensi rasa.

Dengan amunisi referensi rasa ini kita bisa mengubahsuai baik metoda masak, seduh, atau sangrai, agar bisa menuju atau mendapatkan karakter tersebut. Tanpa ini, kita bisa dibilang akan diperalat oleh bahan mentah yang kita pergunakan, bukan menggunakan bahan tersebut.

Lalu bagaimana cara memperbanyak amunisi referensi rasa ini? Dengan sedikit-sedikit mulai meninggalkan karakter rasa aman tersebut. Ijinkanlah lidah sedikit berpetualang, Ijinkan rasa baru masuk dan berkenalan. Bila sudah nyaman, ijnkan sang makanan/minuman bercerita lebih banyak. perhatikan detail-detail yang ada, karena detail-detail itulah rahasianya

Advertisements

One thought on “bahaya rasa aman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s